Profil Lulusan
Lulusan Program Studi Profesi Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dipersiapkan untuk berperan sebagai klinisi yang kompeten dalam memberikan pelayanan kesehatan primer yang aman, bermutu, dan beretika, berlandaskan evidence-based medicine serta nilai-nilai keislaman. Selain menjalankan peran klinis, lulusan memiliki kapasitas sebagai pendidik atau peneliti pemula yang mampu mengembangkan literasi ilmiah, berpikir kritis, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Lulusan juga diproyeksikan sebagai agen perubahan yang memiliki kepekaan sosial, integritas moral, dan komitmen kemanusiaan, sehingga mampu berperan aktif dalam upaya promotif dan preventif, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sistem pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Adapun pilihan karier dari lulusan dijabarkan pada tabel.
- Dokter layanan primer di puskesmas, klinik, dan rumah sakit
- Dokter rumah sakit (rawat inap, IGD, layanan komunitas)
- Dokter perusahaan (occupational health)
- Dokter di lembaga pemerintah (Kemenkes, Dinkes, TNI/Polri)
- Dokter layanan kesehatan komunitas dan daerah khusus
- Dokter pelayanan kesehatan haji dan umrah
- Dokter pendamping jamaah haji (kloter)
- Praktisi pelayanan kesehatan berbasis nilai Islam (klinik syariah)
- Praktisi telemedicine dengan pendekatan etika Islam
- Dosen kedokteran (setelah memenuhi kualifikasi akademik)
- Instruktur klinik / clinical instructor
- Tutor PBL / fasilitator pembelajaran klinik
- Peneliti kesehatan klinik & biomedik
- Peneliti di lembaga riset (BRIN, Litbangkes, universitas)
- Pengembang kurikulum pendidikan kedokteran
- Penulis ilmiah & editor jurnal kesehatan
- Asisten peneliti dalam proyek nasional & internasional
- Peneliti kesehatan haji dan umrah
- Pengembang kurikulum kedokteran integratif islam dan sains
- Penggerak program promotif–preventif kesehatan masyarakat
- Advokat kesehatan & kebijakan publik
- Manajer program kesehatan (NGO, yayasan, lembaga internasional)
- Konsultan kesehatan komunitas
- Pemimpin fasilitas pelayanan kesehatan
- Inovator & social entrepreneur bidang kesehatan
- Relawan dan koordinator program kemanusiaan
- Tokoh edukasi kesehatan berbasis masyarakat & keagamaan
- Wirausaha di bidang kesehatan
- Penggerak program promotif–preventif berbasis masjid dan pesantren