MIU Login

dr. Al Mazida Fauzil Aishaqeena, M.Biomed Juara 1 Presentasi Oral Terbaik di Konas PABI VII dan P2B2 XXII

Bandung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Alumni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kongres Nasional Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) ke-VII dan Pengembangan Profesi Bedah Berkelanjutan (P2B2) ke-XXII. Acara yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-20 September tersebut menjadi panggung bagi para dokter dan peneliti untuk mempresentasikan hasil riset terbaik mereka.

Sorotan utama tertuju pada sesi Lomba Presentasi Oral (Free Paper), yang merupakan kompetisi paling bergengsi dalam memamerkan inovasi dan temuan terbaru di bidang bedah. Dari ratusan peserta dari dokter umum, residen hingga spesialis yang lolos seleksi ketat, dr. Al Mazida Fauzil Aishaqeena, M.Biomed berhasil keluar sebagai juara pertama, Penelitian ini dibimbing oleh dr. Bambang Rishardana, Sp.B.

dr. Al Mazida Fauzil Aishaqeena, M.Biomed memukau dewan juri dan audiens melalui presentasinya yang berjudul “Clinical Outcome of Bogota Bag, A Game Changer for Abdominal Compartment Syndrome : A Systematic Review and Meta-Analysis “. Riset tersebut membahas tentang opsi prosedur lain dalam menangani pasien dengan open abdomen dan mencegah suatu abdominal compartment syndrome

Kemenangan ini tidak hanya membawa kehormatan bagi dr. Al Mazida Fauzil Aishaqeena, M.Biomed  dan institusinya, tetapi juga menandai langkah maju dalam pengembangan disiplin ilmu bedah di Indonesia. Karya ilmiah yang dipresentasikan diharapkan dapat menjadi referensi dan membuka jalan bagi implementasi teknik dan terapi baru yang lebih mudah, murah, efektif dan efisien bagi pasien.

Konas PABI VII dan P2B2 XXII Lomba presentasi oral menjadi penutup yang manis, mengingatkan kembali pentingnya riset dan pendidikan berkelanjutan dalam menjaga standar layanan kesehatan yang optimal.’

dr. Al Mazida Fauzil Aishaqeena, M.Biomed menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya setelah menerima penghargaan tersebut. “Penghargaan ini adalah motivasi besar untuk terus berinovasi. Saya berharap riset ini dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi pasien bedah di seluruh Indonesia,”.

Berita Terkait